Beranda BERANDA Haji Firin dan Makna Kurban Sesungguhnya: Berbagi, Menjaga Martabat, Menguatkan Solidaritas

Haji Firin dan Makna Kurban Sesungguhnya: Berbagi, Menjaga Martabat, Menguatkan Solidaritas

14
0

Sumbawa Barat – Kepedulian sejati tak pernah mengenal batas waktu, jabatan, apalagi sekadar formalitas. Ia hidup dari hati yang tulus, dan terus menyala dalam tindakan nyata. Itulah yang kembali ditunjukkan oleh Dr. H. W. Musyafirin, MM akrab disapa Haji Firin sosok pemimpin yang tak pernah benar-benar pergi dari rakyatnya.

Meski masa jabatannya sebagai Bupati Sumbawa Barat telah usai, dedikasinya tetap utuh. Bersama keluarga dan melalui HWM Centre, ia kembali hadir membawa kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah. Tahun ini, sebanyak 10 ekor sapi pilihan berbobot 350 hingga 500 kilogram dan 3 ekor kambing disalurkan kepada masyarakat prasejahtera di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa.

Bagi Haji Firin, kurban bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah wujud cinta, empati, dan kepedulian yang nyata. Dalam pesannya yang penuh ketulusan, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan.

“Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menyembelih ego dan menumbuhkan keikhlasan. Mari berbagi dengan hati. Insya Allah, setiap keikhlasan akan kembali dalam bentuk keberkahan yang tak terhingga,” ucapnya dengan penuh harap.

Lebih dari itu, langkah ini juga menjadi dorongan bagi perputaran ekonomi lokal. Hewan kurban yang disiapkan berasal dari peternak lokal Pulau Sumbawa sebuah upaya nyata menggerakkan ekonomi dari bawah, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas.

Distribusi Bermartabat, Menjangkau Hingga Pintu Rumah

Yang membuat kegiatan ini semakin menyentuh, adalah cara distribusinya. Tanpa kerumunan, tanpa antrean panjang yang kerap mengikis rasa nyaman penerima, relawan HWM Centre mengantarkan langsung daging kurban dari rumah ke rumah.

Mereka menyusuri jalan desa, mengetuk pintu-pintu sederhana, menyapa lansia, anak yatim, dan keluarga prasejahtera dengan senyum hangat. Sebuah pendekatan yang bukan hanya efisien, tetapi juga menjaga martabat penerima.

LIHAT JUGA :  Bidan Ini Muallaf Sempat Mau Datangi Pendeta Ternyata Pendeta Masuk Islam Lebih Dulu

Harapan dan rasa haru pun mengalir dari masyarakat. Haji Jaya Muis dan Susi, perwakilan HWM Centre Kabupaten Sumbawa, mengungkapkan kebanggaan mereka terhadap sosok Haji Firin.

“Beliau tidak pernah berhenti hadir untuk rakyat. Bahkan di luar jabatan, kepeduliannya tetap sama bahkan terasa semakin kuat. Kami menyaksikan sendiri bagaimana beliau selalu menjadi yang terdepan, termasuk saat musibah kebakaran. Kurban ini bukan sekadar bantuan, tapi bukti cinta beliau untuk rakyatnya,” ujar mereka.

Kurban Berkualitas, Kepedulian Tanpa Batas

Seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang ketat, memastikan kualitas terbaik dan keamanan bagi masyarakat penerima.

Bagi Haji Firin, pengabdian bukanlah sesuatu yang selesai seiring berakhirnya jabatan. Ia adalah perjalanan panjang yang tak mengenal kata usai.

Di tengah dunia yang kerap berubah, satu hal tetap pasti ketulusan akan selalu menemukan jalannya untuk memberi arti. Dan dari Sumbawa Barat, Haji Firin kembali mengingatkan: bahwa menjadi manusia yang bermanfaat adalah panggilan jiwa yang tak pernah padam.(*)

Artikel sebelumyaLive Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjidil Haram Mekkah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here